Paru-paru,organ utama dalam sistem pernafasan kita,berfungsi menukar oksigen dengan karbondioksida dalam darah.Bertugas menyediakan gas baik bagi tubuh,dan mengeluarkan gas sampah.
Proses ini yang familiar kita sebut pernafasan.
Organ vital ciptaan Tuhan yang disetting lama running hournya bila bijak dan aman penggunaannya.Ibarat filter,bagus kwalitas supply oksigen yang kita hirup makin lama pula lifetime organ kita.Sebaliknya,semakin tercemarnya udara yang kita hirup,tentu lifetime organ kita pun tidak akan bertahan lama plus tentu dengan sejumlah trouble dalam masa pemakaian.
Tubuh diciptakan Tuhan dengan segala sensor yang sempurna.
Gejala batuk,sesak nafas,sakit di dada adalah salah satu tanda ada yang tidak beres di paru-paru kita.
Mengetahui gejala dan cepat mengobati tentu lebih nyaman bagi organ.
Asap,debu,polutan lainnya sangatlah kejam efek akumulasinya di ujung hari.
Cemaran biologi maupun cemaran kimiawi bisa membuat kinerja paru-paru melemah.
Mungkin salah satu yang berefek tanpa kita sadari adalah cemaran melalui asap rokok.
Baik yang perokok aktif,bahkan konon perokok pasif yg terimbas lebih parah.
Rokok?
Ya,rokok!
Bukankah semua orang juga sudah tahu betapa banyak efek negatifnya,dibandingkan dengan "efek positif"-nya?Tengoklah,{bahkan}di bungkus rokok saja jelas-jelas di jelaskan efek dari rokok,juga dari berbagai penelitian.
Seorang perokok dengan sengaja memasukkan ribuan racun kimia ke rongga mulut yang ujungnya tentu bermuara ke paru-paru.
Tapi,coba dengarkan alibi si perokok!
Bagi sebagian orang,rokok sanggup memberikan efek relaksasi dan sugesti penambah percaya diri dalam kejiwaan seseorang.
"Yang tak merokok saja banyak yang sakit!"kilahnya.
Ada yang pake jurus ROKOK MILD,yang katanya klaim rendah tar dan rendah nikotin.
Tapi bukankah racun kimiawinya tak bisa dimanipulasi dan ditoleransi organ?
Atau Anda pernah dengar resep SODA SUSU?
Soal efek ke "membersihkan paru-paru" kelihatannya belum ada uji klinisnya,tapi mungkin dapat enak di lidah bonus efek jahat kalori.
Running hour organ pasti terus tergerus,tapi bukankah memperlambat efek lebih bijak daripada mengobati?
+ "anti oksidan" dari sayuran hijau dan buah-buahan tentu lebih bersahabat.
+ "olahraga" salah satu langkah menjaga sehat.
+ "air" mutlak perlu untuk detok racun di tubuh.
Memang benar,daya tahan tubuh tiap orang berbeda-beda.
Sayangi paru-parumu,bukankah dalam tubuh yang sehat terdapat psikologi yang nyaman?
{turut bduka atas berpulangnya {mantan} Ibu Menkes,dan tetap semangat danmoga cepat sembuhbuat kawan yang lagi berjuang dengan masalah paru-parunya}